“Jeda untuk Iklim” semua orang akan turun ke jalan

“Jeda untuk Iklim” semua orang akan turun ke jalan

Bengkulutoday.com - Pekan ini adalah pekan bersejarah. Dilebih dari 150 negara, jutaan orang mendukung para peserta aksi dan menuntut berakhirnya era energi fosil. Krisis iklim tak bisa ditunda, begitupun aksi dari sekelompok orang yang menyebut dirinya sebagai peduli...

read more
Dukungan tutup PLTU dari warga diserahkan ke hakim

Dukungan tutup PLTU dari warga diserahkan ke hakim

Pengetahuan warga Kota Bengkulu sudah mengarah kepada mayoritas warga sudah memahami dampak buruk PLTU batubara yang sekarang ini sedang pada fase uji coba di Teluk Sepang. Untuk mematerialkan hal itu Koalisi Langit Biru mencoba menghimpun penolakan tersebut dalam...

read more
Bengkulu menolak punah, berhenti kecanduan batu bara

Bengkulu menolak punah, berhenti kecanduan batu bara

Krisis iklim global menyebabkan permukaan air laut terus naik, bisa menenggelamkan banyak pulau di penjuru Nusantara dan dunia. Pembakaran batu bara, kebakaran hutan dan lahan telah mencekik jutaan jiwa. Waktu kita tinggal 11 tahun lagi. Kita beraksi bersama jutaan...

read more
Fossil Free Bengkulu suarakan penolakan energi kotor

Fossil Free Bengkulu suarakan penolakan energi kotor

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada kesempatan membuka sosialisasi pengembangan panas bumi Bengkulu di Kepahiang pada Oktober 2018 mengungkapkan potensi Bengkulu sebagai lumbung energy bersih nasional dengan potensi pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP)...

read more
Tak Rela Ada PLTU Batu Bara di Bumi Raflesia

Tak Rela Ada PLTU Batu Bara di Bumi Raflesia

Perjuangan warga kota Bengkulu menolak PLTU batubara terus digaungkan. Di wilayah lain, setiap ada PLTU batu bara pasti ada penolakan. Dampak buruk PLTU batubara seperti mulai dari kesehatan, kehilangan mata pencarian dan kerusakan lingkungan menjadi dasar dari setiap...

read more
Pemindahan ibu kota ancaman baru bagi Pulau Kalimantan

Pemindahan ibu kota ancaman baru bagi Pulau Kalimantan

Keputusan Presiden Joko Widodo untuk memindahkan  ibu kota negara ke Kalimantan Timur dinilai serampangan, terburu-buru dan terkesan hanya mengejar proyek bernilai ratusan triliun rupiah yang menguntungkan segelintir penguasa lahan. Pemindahan itu juga menafikan...

read more